Delta Library

Dimensi Elastisitas Ipa Tiga

Rekonstruksi “Xenia Maut” Bisa Tanpa Afriyani (Versi Bahasa Jawa)

Leave a comment

Rekonstruksi “Xenia Maut” Bisa Tanpa Afriyani

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Dwi Sigit Nurmantyas memastikan akan ada rekontruksi tentang bagaimana Daihatsu Xenia yang dikendarai Afriyani sampai menabrak 12 pejalan kaki. Namun, kegiatan rekontruksi itu bisa saja dilakukan tanpa kehadiran Afriyani dan tiga temannya, penumpang Xenia maut tersebut.

“Rekonstruksi pasti akan kami laksanakan. Kapannya, menunggu hasil analisis ahli dari MIPA Universitas Indonesia. Hasil analisis mereka secara tertulis kemungkinan akan diserahkan kepada kami besok,” kata Dwi Sigit, Rabu (8/2/2012).

Ia menjelaskan, rekonstruksi akan dilaksanakan untuk memastikan bagaimana kecelakaan itu sampai terjadi. “Semua upaya yang dapat mengungkap dengan jelas kasus ini diupayakan agar menjadi bahan pegangan penuntutan di persidangan nanti. Terlebih lagi, kasus kecelakaan ini sangat menarik perhatian masyarakat luas,” kata Dwi Sigit.

Kegiatan rekonstruksi tersebut, lanjutnya, bisa dilangsungkan di lokasi kejadian dengan menghadirkan atau tidak menghadirkan tersangka, atau rekonstruksi dipindahkan ke lokasi lain. Kepastiannya bergantung pada hasil analisis situasi keamanan.

“Kalau dinilai tidak kondusif bagi keamanan semua pihak, bisa saja tersangka diganti dengan pemeran pengganti, atau lokasi rekonstruksi dipindahkan ke tempat lain,” ungkapnya. Rekonstruksi itu dilakukan untuk melihat dan merekam urut-urutan kejadiannya berdasarkan keterangan para tersangka yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan mereka

JAKARTA, KOMPAS.com- Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar  Dwi Sigit Nurmantyas nggenahaken badhe dipun wonten rekonstruksi menawi kadosipun Daihatsu ingkang dipun tunggangi Afriyani saged nabrak 12 pejalan kaki, acara rekonstruksi menika bisa mawon diadaaken tanpo  duginipun Afriyani lan 3 kancanipun.

“Rekonstruksi leres badhe kita laksanaaken, wekdalipunipun, nunggu kasil analisis ahli saking MIPA Universitas Indonesia. Kasil analisis menika keserat, bisa kemawon badhe dipunparingaken kita wekdal ngenjang” ujar Dwi Sigit, Rabu (8/2/2012)

Dwi Sigit njelasaken, rekonstruksi badhe dipun diadaaken kangge mastiaaken kepripun pecilakan menika sampun kedadean. “Sedaya usaha ingkang sampun ngungkap kalih jelas kasusu menika diupayaaken kangge kados bahan cekelan panuntutan teng persidangan , lewihe kemawon, kasus pacilakaan menika saged narik perhatian masyarakat amba”. Ujar Dwi Sigit

Acara rekonstruksi kasebut, lanjutaken, saged dilangsungaken teng panggenan kedadean kalih ndugiaken utawi mboten ndugiaaken tersangka, utawi rekonstruksi dipindahaken teng tempat lain. Dileresaken digantungaken kalih kasil kawontenanipun keamanan

“Menawi dipunnilai mboten aman kalian keamanan sedaya pihak, saged kemawon tersangkan digantosaken kalih tiang pengganti, utawa tempatipun rekonstruksi dipun pindahaken dhateng tempat liyanipun. ”. Ujaripun

Rekonstruksi menika dilaksanaaken kalih mriksani lan ngrekam urut-urutan kedadean ndasraken keterangan sedaya tersangka ingkang keserat wontonipun partos acara pemerikasaan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s